• Sen. Jan 30th, 2023

    PUBLIKASI NASIONAL

    TEPAT AKTUAL TERPERCAYA

    *Jumat Curhat Kapolsek Cileungsi Dengar Aspirasi Tokoh Masyarakat Desa Situsari*

    ByRedaksi

    Jan 13, 2023

     

     

    Bogor publikasinasional.com
    Dalam rangka melanjutkan road show ke seluruh Desa-Kecamatan Cileungsi program Jum’at Curhat ( dulu Polsek Cileungsi Mendengar), Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H., S.I.K., M.I.K bertemu dengan Tokoh Masyarakat Desa Situsari di aula kantor Desa Situsari Kec. Cileungsi Kab Bogor Jumat 13/1/2023.

     

    Kapolsek didampingi oleh Kanit lantas Ipda Dadang Wijayanto, Bhabhinkamtibmas Situsari Aiptu Ary H, turut dihadiri Camat Cileungsi yang diwakili oleh staf Pol PP Amran, Babinsa Peltu Sukarpin dan Kades Situsari M Dahlan selaku tuan rumah serta acara diikuti Tokoh Masyarakat Desa Situsari dari perangkat Desa, Kadus, RW, dan RT.

    Kades M. Dahlan dalam sambutannya menyambut Kapolsek Cileungsi melaksanakan program Jumat Curhat sebagai ajang silaturahmi dengan tokoh masyarakat Desa Situsari sekaligus mendengarkan dan menerima masukan terkait kamtibmas.

    Secara singkat Dahlan menerangkan peta demografi dan potensi Desa sebagai masukan untuk Kapolsek yang disebut sebagai kunjungan pertama di wilayahnya.

    “Dari 96 RT wilayah kami, 74 RT itu ada di perumahan, yang problem nya banjir saat musim hujan. Potensi curanmor dan tawuran pun masih kerap ada. Dari 6 Danau yang ada, danau Situ Tunggilis menjadi ikon pengembangan ekonomi yang sudah terdaftar di pusat/nasional”, ungkap Dahlan terkait potensi Desa nya.

    “Dan alhamdulillah sejauh ini kemitraan dan sinergitas dengan Bhabhinkamtibmas, Babinsa, Pol PP, serta dukungan masyarakat Desa Situsari masih kondusif’, pungkas Dahlan sebagai sosok terkenal baik di kalangan awak media.

    Sementara itu Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H., S.I.K., M.I.K dalam sambutannya pertama-tama memperkenalkan dirinya dan resmi sebagai Kapolsek Cileungsi pasca dilantik 16 Nopember 2022 lalu di Polres Bogor, serta menyatakan bahwa program Jum’at Curhat sebagai program Kapolri yang dilaksanakan sampai ke tingkat Polsek.

    Zulkarnaen menyebutkan perlu nya kerjasama dan sinergitas unsur masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusuf. Melalui program Jum’at Curhat ini pihaknya memberi juga mendapatkan masukan untuk langkah preventif.

    “Setiap ada kejadian sedikit- sedikit LP ke Polsek, tetapi coba dselesaikan di lingkungan RT/RW, juga dengan Babinmas ataupun Babinsa. Khusus kontrakan diadakan pendataan karena kecenderungan oknum tindak kejahatan pelakunya pendatang tapi tak memungkiri juga ada orang lokal. Jangan sampai kontrakan jadi tempat pelarian/persembunyian para pelaku, tak bisa dibayangkan misal kemarin 6 orang pelaku tindak kejahatan itu teroris, tentu dampak nya besar”, ungkapnya.

    Untuk itu Zulkarnaen meminta untuk kembali mengaktifkan siskamling. Diadakan ronda di wilayah masing-masing untuk langkah antisipatif. “Personel Polsek terbatas untuk patroli se-Kecamatan Cileungsi yang luas ini dan tempat akan ada tindak kriminal pun tidak bisa diprediksi, untuk itu mari kita bersama-sama mengantisipasinya”, pintanya.

    Babinsa Peltu Sukarpin secara ringkas berkata menyambut baik terlaksananya Jumat Curhat dari Polsek Cileungsi. “Saya sepakat tadi dengan apa yang disampaikan pak Kapolsek bahwasanya jika ada masalah di lingkungan, dicoba dulu diselesaikan, baik itu dengan Babinmas ataupun saya selaku Babinsa siap membantu. Kalau bisa diselesaikan di bawah itu lebih baik”, ujar Sukarpin.

    Sesi terakhir diisi dengan tanya jawab. Beberapa topik yang mengemuka yang ditanyakan misal terkait izin hajatan/keramaian. Kapolsek mengatakan bahwa yang dicabut Presiden adalah PPKM, tetapi pandemi masih ada. Untuk itu diingatkan tetap waspada, dan Polsek tidak mengeluarkan izin tetapi hanya berupa rekom (rekomendasi).

    Hal lain juga ditanyakan terkait tonasi truk tronton atau kontainer yang bisa melewati jalan Desa. Oleh Kanitlantas Ipda Danang terlebih dahulu menjelaskan jenis jenis jalan yakni ada jalan Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kotamadya/ dan Desa.

    “Jika suatu perusahaan/pabrik ada di Desa, biasanya sudah memperhitungkan terkait truck kontainer bisa atau tidak, sejauh ini diperbolehkan untuk ukuran P. 8m, L.4.2m, T.2.5, dan jika melebihi pihak pabriknya bisa diberitahu”, ungkapnya.

    Sampai jelang siang sesi tanya jawab mengalir dengan antusiame peserta, dan acaranya berlangsung dengan baik dan kondusif lalu diakhiri dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama.
    (Tom)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *